Overall Equpment Effectiveness (OEE) adalah metrik efektif tidaknya suatu operasi produksi dijalankan. Hasil dinyatakan dalam bentuk yang bersifat umum sehingga memungkinkan benchmarking terhadap periode waktu sebelumnya ataupun terhadap equipment lain. OEE merupakan indikator yang sangat penting di machine-driven atau equipment-driven industries, seperti manufaktur, tambang.
OEE juga biasanya digunakan sebagai key performance indicator (KPI) dalam implementasi lean manufacturing ataupun TPM untuk memberikan indikator keberhasilan.
OEE terdiri dari tiga komponen yang diukur yaitu Availability, Performance, dan Quality.
Penghitungan OEE = Availability x Performance x Quality
Contoh:
Availability = 90%
Performance = 85%
Quality = 98%
Maka OEE = 90% Availability x 85% Performance x 98% Quality = 75%
Availability adalah indikator yang menunjukkan kehandalan mesin, berapa lama waktu mesin downtime dan lama waktu untuk setup dan adjustment. Performance adalah indikator seberapa mampu equipment bekerja pada kecepatan standardnya. Quality rate adalah indikator untuk seberapa banyak scrap atau rework pada sebuah proses.
OEE juga dapat ditampilkan real time:
Real Time OEE Indicator dapat dipelajari di www.ftx.asia
Untuk mendapatkan sesi gratis bagaimana mengukur dan meningkatkan overall equipment effectiveness di lini produksi Anda, hubungi [email protected].

