Lean Thinking: Resep Rahasia Para Pengambil Keputusan

admin | 23 May 2023 • 3 minutes

Bagaimana Lean Thinking dapat mempengaruhi kualitas pengambilan keputusan eksekutif perusahaan

Dalam situasi normal, kerusakan mesin dan kejadian tidak terduga lainnya dapat diatasi dengan mudah meskipun mengganggu rutinitas kerja, untuk merespons perubahan eksternal dan internal yang cepat, dibutuhkan keputusan yang penting. Oleh karena itu, lean thinking menjadi strategi yang tepat dalam mengambil keputusan yang akurat dan mengatasi dengan cermat 

 

Pemikiran Lean di semua lini

Lean thinking dapat membantu membuat keputusan yang lebih efektif dengan fokus pada kesejahteraan organisasi dan karyawan. Pemikiran lean selalu berhubungan dengan proses kerja, rasa saling menghormati, dan kinerja bisnis yang menghubungkan semua stakeholder di perusahaan.

Pemikiran lean diperlukan oleh semua anggota perusahaan, mulai dari eksekutif hingga karyawan. Senior eksekutif menggunakannya untuk membangun metrik perusahaan seperti pengembangan SDM dan pertumbuhan. Manajer menggunakannya untuk mencari cara kerja yang lebih baik dan lebih aman. Sementara karyawan di garis depan menggunakan lean untuk bekerja kreatif melalui kaizen sehari-hari.

 

Prinsip-prinsip utama lean

Keputusan yang diambil menggunakan pemikiran Lean sangat kuat karena didasarkan pada prinsip-prinsip Lean, seperti fokus pada pelanggan, eliminasi limbah, dan kaizen.

Untuk memberikan kualitas terbaik pada pelanggan, penting untuk fokus pada kebutuhan pelanggan dan menggunakan informasi tersebut sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. Dalam pemikiran Lean, setiap orang didorong untuk mengakui masalah dan bekerja sama untuk dapat menyelesaikannya, sehingga masalah dapat diselesaikan lebih cepat. Pemikiran Lean mendorong setiap orang untuk menemukan dan menyelesaikan masalah bersama, sehingga masalah dapat diselesaikan lebih cepat dan situasi di mana karyawan memilih untuk diam karena takut pada atasan atau karier mereka tidak akan terjadi.

 

Eliminasi Waste

Fokus utama dari Lean adalah menghilangkan waste (pemborosan) atau segala sesuatu yang tidak memiliki nilai tambah di dalam proses, termasuk material, waktu, dan energi.

Trim The Fat adalah istilah yang digunakan untuk menghilangkan hal-hal yang tidak diperlukan agar bisa melakukan pekerjaan dengan lebih efisien. Saat dihadapkan dengan pemotongan anggaran atau kendala lainnya, manajer proyek sering memilih untuk “go lean” dan anggota tim bekerja sama untuk mendeteksi dan menghilangkan waste dari proses.

Manajemen proyek lean menekankan pada kesempatan untuk “hands-off”, dengan asumsi bahwa anggota tim dapat bertanggung jawab terhadap pekerjaan mereka sendiri. Fokus pada menghilangkan hambatan di dalam tim dapat membantu membangun rutinitas yang kuat untuk proyek di masa depan. Namun, perlu ada rencana yang kuat dan pemahaman nilai-nilai dari setiap anggota tim untuk menghilangkan waste. Dengan perincian struktur kerja, anggota tim dapat memegang tanggung jawab masing-masing dan hubungan antara anggota tim dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja proyek.

 

Kaizen

Kaizen adalah upaya perbaikan yang berfokus pada penemuan cara yang lebih efisien. Ini membutuhkan sikap ingin tahu dan melibatkan seluruh anggota tim untuk menumbuhkan budaya improvement. Saat pelaksanaan Kaizen, tim akan berdiskusi, melakukan analisis masalah, mengeluarkan ide, dan melakukan perbaikan dengan emosi intens.

 

Content untuk marketing :

Bagaimana Lean Thinking dapat mempengaruhi kualitas pengambilan keputusan eksekutif perusahaan??

Lean thinking adalah strategi yang efektif dalam mengambil keputusan yang akurat dan merespons perubahan eksternal dan internal yang cepat, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan masalah yang cepat.

 

Pemikiran Lean di semua lini

Pemikiran Lean membantu membuat keputusan efektif dengan fokus pada kesejahteraan organisasi dan karyawan. Semua anggota perusahaan, dari eksekutif hingga karyawan, membutuhkan pemikiran lean untuk mencapai tujuan mereka.

 

Prinsip-prinsip utama lean

Keputusan yang diambil dengan pemikiran Lean didasarkan pada prinsip-prinsip Lean seperti fokus pada pelanggan, eliminasi limbah, dan kaizen, yang menjadikan keputusan tersebut kuat. Pemikiran Lean memotivasi setiap orang untuk fokus pada kebutuhan pelanggan, bekerja sama untuk menyelesaikan masalah, dan terus melakukan perbaikan untuk memberikan kualitas terbaik pada pelanggan.

 

Eliminasi Waste

Fokus Lean adalah menghilangkan waste dari proses, termasuk material, waktu, dan energi. Saat menghadapi kendala, manajer proyek sering memilih untuk “go lean” dengan anggota tim bekerja sama untuk menghilangkan hal-hal yang tidak perlu. Manajemen proyek lean menekankan pada kesempatan untuk “hands-off” dan menghilangkan hambatan di dalam tim untuk membangun rutinitas yang kuat di masa depan, tetapi memerlukan rencana dan pemahaman nilai-nilai dari setiap anggota tim.

 

Kaizen

Kaizen adalah pendekatan untuk perbaikan yang berfokus pada penemuan cara yang lebih efisien melalui partisipasi semua anggota tim dalam menumbuhkan budaya perbaikan. Dalam pelaksanaannya, tim akan melakukan diskusi, analisis masalah, ideation, dan perbaikan dengan intensitas emosi.

 

Salam improvement,
SSCX International

Next Articles

Value Stream Mapping adalah alat yang sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas bisnis Anda. Dengan mengidentifikasi pemborosan, mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang proses, dan merancang perbaikan berkelanjutan, Anda dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dan mengurangi biaya.

Operational Excellence bukan hanya tentang melakukan hal yang sama lebih baik, tetapi tentang membangun fondasi yang kuat bagi pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis. Dengan fokus pada efisiensi, inovasi, dan budaya perbaikan terus-menerus, organisasi dapat mencapai kinerja operasional yang optimal dan tetap menjadi pemain yang relevan di pasar yang dinamis.