Lean Six Sigma semakin Relevan di Era Digital

admin | 29 March 2023 • 3 minutes

Menerapkan Lean Six Sigma dalam Industri 4.0 dan IoT untuk mencapai efisiensi operasional, inovasi produk, dan layanan pelanggan yang lebih baik.

Industri 4.0 dan Internet of Things (IoT) merupakan dua konsep yang sedang berkembang pesat di era digital saat ini. IoT menjadi bagian penting dari Industri 4.0 yang menandai pergolakan besar keempat dalam sejarah industri. Industri 4.0 sendiri melibatkan peningkatan pesat jumlah data, daya komputasi, dan konektivitas, serta meningkatnya penggunaan data analytics untuk mendorong strategi bisnis.

IoT dalam bisnis ditujukan untuk mengumpulkan informasi dari objek dan orang-orang di dunia nyata melalui sensor yang mampu berbagi informasi satu sama lain dan terhubung ke internet. Data yang dikumpulkan melalui IoT ini menjadi informasi penting bagi perusahaan untuk merampingkan operasi. Sebagai contohnya, IoT dapat membantu manajer supply chain mengetahui di mana posisi truk, kereta api dan kapal, serta jumlah inventaris di gudang. IoT juga dapat diartikan sebagai jaringan raksasa dimana semua hal menjadi terhubung, dengan hubungan people-people, people-things, dan things-things.

Dalam era Industri 4.0, tantangan sekarang bukanlah bagaimana cara mengumpulkan dan menyimpan data, tetapi bagaimana cara terbaik untuk menggunakannya. Dalam hal ini, tools dan teknik Lean Six Sigma dapat memainkan peran penting. Dengan IoT, jumlah data yang tersedia akan tumbuh lebih besar dari yang ada saat ini. Misalnya, peritel akan memiliki informasi yang lengkap tentang kebiasaan belanja pelanggan. Produsen akan memiliki detail di setiap fase dari proses apa pun. Pejabat transportasi akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang di mana masalah terjadi di kota dan bagaimana mengalokasikan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan dan menyediakan transportasi umum yang lebih baik.

Namun, sebelum data yang dikumpulkan melalui IoT dapat digunakan, data harus diformat sedemikian rupa sehingga dapat dianalisis untuk mendapatkan wawasan yang dapat meningkatkan bisnis. Itu adalah langkah pertama dalam proses Lean atau Six Sigma – menganalisis data untuk mengetahui di mana operasi itu berada dan perubahan apa yang perlu dilakukan.

Dengan menyelaraskan IoT dan Industri 4.0 dengan metodologi Lean Six Sigma, organisasi dapat lebih memanfaatkan data dalam jumlah besar untuk membuat operasi lebih efisien dan menyediakan produk dan layanan pelanggan yang lebih baik. Sebagai contoh penerapan Lean Six Sigma ke supply chain, sebuah studi yang dilakukan Institute of Electrical and Electronics Engineers menemukan bahwa bisnis hari ini mengelola supply chain yang lebih kompleks dan semakin kompetitif, sementara mereka juga memiliki jangkauan global dan semua ingin memenangkan persaingan dengan memberikan layanan terbaik. Dalam studi ini, para peneliti menemukan bahwa “Pendekatan Lean Six Sigma dalam supply chain global menggunakan Industri 4.0 dan IoT dapat menciptakan aliran proses ideal yang sangat optimal dan bebas dari cacat dan pemborosan.”

 

The Manufacturer mengidentifikasi tiga area di mana Lean Six Sigma dapat mempercepat implementasi teknologi baru:

Pertama mempercepat inovasi produk. Dengan menerapkan Lean Six Sigma, produsen dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengembangan produk baru, mempercepat waktu ke pasar, dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pelanggan. Ini dapat dicapai dengan mengurangi waktu siklus pengembangan produk, mengurangi biaya dan risiko kesalahan, dan meningkatkan kualitas produk.

Kedua, meningkatkan efisiensi operasional. Lean Six Sigma membantu produsen untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan dalam proses produksi. Dengan mengurangi waktu siklus produksi, meningkatkan kualitas produk, dan mengurangi biaya produksi, produsen dapat meningkatkan daya saing mereka dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

Ketiga, memperbaiki layanan pelanggan. Lean Six Sigma juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan mempercepat waktu respon terhadap keluhan pelanggan. Dengan mengurangi jumlah keluhan pelanggan dan meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan, produsen dapat mempertahankan pelanggan mereka dan meningkatkan citra merek mereka.

 

Dalam semua tiga area ini, Lean Six Sigma dapat membantu produsen untuk mengurangi biaya, meningkatkan kualitas, dan meningkatkan kecepatan dan fleksibilitas dalam memenuhi permintaan pelanggan. Ini akan membantu produsen untuk mempercepat implementasi teknologi baru dan meningkatkan kemampuan mereka untuk bersaing dalam pasar global yang semakin kompetitif.

 

Salam improvement,
SSCX International

Next Articles

Dalam situasi normal, kerusakan mesin dan kejadian tidak terduga lainnya dapat diatasi dengan mudah meskipun mengganggu rutinitas kerja, untuk merespons perubahan eksternal dan internal yang cepat, dibutuhkan keputusan yang penting. Oleh karena itu, lean thinking menjadi strategi yang tepat dalam mengambil keputusan yang akurat dan mengatasi dengan cermat

Value Stream Mapping adalah alat yang sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas bisnis Anda. Dengan mengidentifikasi pemborosan, mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang proses, dan merancang perbaikan berkelanjutan, Anda dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dan mengurangi biaya.