
December 14 @ 9:00 AM – December 15 @ 4:00 PM

Ketika masalah operasional muncul, tim sering dituntut menemukan solusi secepat mungkin. Namun, penyelesaian yang hanya berfokus pada gejala dapat membuat masalah yang sama kembali terjadi.
Tanpa analisis yang tepat, keputusan perbaikan berisiko dibuat berdasarkan asumsi, bukan fakta dan data.
Melalui Root Cause Analysis Training, pelajari bagaimana mengidentifikasi akar penyebab masalah, memahami pola ketidakstabilan proses, dan menggunakan pendekatan berbasis data untuk menentukan tindakan perbaikan yang lebih tepat.
Dalam aktivitas operasional sehari-hari, beberapa kondisi sering terjadi:
Masalah yang sama kembali muncul meskipun tindakan perbaikan sudah dilakukan.
Solusi langsung diterapkan sebelum penyebab utama benar-benar dipahami.
Keputusan perbaikan lebih banyak berdasarkan asumsi daripada fakta.
Variasi dan ketidakstabilan proses belum dianalisis secara sistematis.
Tindakan perbaikan belum mampu mencegah masalah serupa terjadi kembali.
Perbaikan yang efektif dimulai dari kemampuan membedakan gejala masalah dengan akar penyebabnya.
Dalam program ini, Anda akan mempelajari bagaimana:
Understand Root Cause Analysis
Memahami konsep, definisi, proses, dan tantangan dalam melakukan Root Cause Analysis.
Analyze Process Patterns
Menganalisis pola proses, sumber variasi, dan ketidakstabilan melalui graphical analysis serta fact analysis.
Identify the Root Cause
Menggunakan Cause & Effect Diagram (Fishbone Diagram) dan Why-Why Analysis untuk mengidentifikasi kemungkinan akar penyebab masalah secara sistematis.
Apply Statistical Analysis
Memahami penggunaan statistical data analysis untuk mendukung investigasi masalah berdasarkan data.
Monitor Process Stability
Mempelajari penggunaan Control Charts, termasuk Individuals & Moving Range, Variable Control Chart, dan Attribute Control Chart.
Evaluate Process Capability
Memahami Process Capability Analysis untuk data variable dan attribute sebagai bagian dari evaluasi kinerja proses.
Tujuan Root Cause Analysis bukan sekadar menemukan penyebab masalah.
Tetapi membantu organisasi membangun pendekatan problem solving yang lebih sistematis dan berbasis fakta.

Dengan memahami akar masalah dan kondisi proses secara lebih mendalam, tim dapat menentukan tindakan perbaikan yang lebih relevan serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Operations Manager • Quality Manager • Operations Supervisor • Quality Supervisor • Operations • Engineering • Maintenance • Production • Quality • Continuous Improvement
Terutama bagi profesional yang terlibat dalam pengumpulan data, analisis akar masalah, pemilihan solusi, implementasi perbaikan, pelaporan masalah, serta tindak lanjut tindakan perbaikan.
Bangun kemampuan untuk menganalisis masalah secara sistematis, memahami variasi proses, dan menggunakan data untuk mendukung keputusan perbaikan yang lebih efektif.
ROOT CAUSE ANALYSIS
How to Uncover the Real Cause of Problems